Hukumnya Shalat Pakai Kaos Kaki

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..

Pada blog ini, dipostingan sebelumnya sudah dijelaskan bagaimana hukumnya sesorang shalat menggunakan sepatu atau sandal. Kali ini akan dijelaskan sedikit bagaimana hukumnya shalat memakai kaos kaki. 

Karena sudah kita ketahui, banyak umat muslim yang melaksanakan kewajiban shalat dengan memakai kaos kaki. Mulai dari raja, tentara, masyarakat biasa, bahkan presiden kita yang pertama, bapak Soekarno juga pernah melaksanakan shalat memakai kaos kaki. Seperti pada foto dibawah ini:


Apa Hukumnya Shalat Menggunakan Kaos Kaki
Bapak Presiden Pertama Indonesia, I.r Soekarno
Melaksanakan Shalat Dengan Menggunakan Kaos kaki.
Sumber foto: Google

Bapak Soekarno pernah melaksakan shalat dengan menggunakan kaos kaki sesuai dengan syarat dan rukun shalat, tetapi sudah tahukah anda bagaimana hukumnya shalat pakai kaos kaki? Adakah dalil yang membolehkannya? Dan apa saja syarat dibolehkannya shalat dengan menggunakan kaos kaki? Berikut ulasannya..

Tahukah anda?


Dalil Yang Membolehkan Shalat Memakai Kaos Kaki:

  1. Diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah bahwa ia kencing kemudian berwudhu dan hanya mengusap kedua sepatunya. Setelah itu ia mendirikan sha;at, kemudian ia ditanya tentang hal itu, maka ia menjawab, "Aku pernah melihat Rasulullah melakukan hal itu." Mereka semua satu pendapat dengan Jarir karena ia termasuk salah seorang yang masuk islam paling akhir. (Dalam Ringkasan SHAHIH BUKHARI, Imam Az-Zabidi, BAB SHALAT:19, No.255, halaman 85)
  2. Kemudian, Dari Al-Mughirah bin Syu’bah r.a, ia berkata, “Pada suatu malam di suatu perjalanan aku pernah bersama Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu aku sodorkan pada beliau bejana berisi air. Kemudian beliau membasuh wajahnya, lengannya, mengusap kepalanya. Kemudian aku ingin melepaskan sepatu beliau (Nabi Muhammad), namun beliau berkata,دَعْهُمَا ، فَإِنِّى أَدْخَلْتُهُمَا طَاهِرَتَيْنِ » . فَمَسَحَ عَلَيْهِمَا “Biarkan keduanya (tetap kukenakan). Karena aku telah memakai keduanya dalam keadaan bersuci sebelumnya.” Lalu beliau cukup mengusap khufnya (sepatunya) saja." (HR. Ahmad, 4: 251; Bukhari, no. 206; Muslim, no. 274)

Beberapa Syarat Dibolehkannya Shalat Pakai Kaos kaki:

  1. Shalat memakai kaos kaki dalam keadaan sudah berwudhu terlebih dahulu.
  2. Kaos kaki yang digunakan, menutupi hingga mata kaki.
  3. Tidak najis
  4. Bahan yang digunakan adalah bahan-bahan yang diperbolehkan. 

2 Tata Cara Shalat Pakai Kaos Kaki:

  1. Berwudhu seperti biasanya, dalam keadaan kaos kaki dibuka terlebih dahulu. Setelah selesai wudhunya, kemudian menggunakan kaos kaki kembali.
  2. Seharian telah menggunakan kaos kaki. Maka ketika ingin beruwdhu, cukup mengusap kaos kaki, tanpa melepaskannya. Basahi telapak tangan, kemudian usapkan ke kaos kaki tersebut.
Perlu dicatat bahwa, pemakain kaos kaki harus benar-benar terhindar dari najis dan menutupui hingga mata kaki.

Kesimpulannya:

Jika dilihat dari beberapa hadits diatas, hukum shalat menggunakan kaos kaki adalah mubah atau boleh. Akan tetapi kaos kaki yang digunakan untuk shalat harus terhindar dari najis, menutupi hingga mata kaki, memakai kaos kaki harus berwudhu terlebih dahulu. Dan hukum shalat pakai kaos kaki masih ada perbedaan dikalangan para ulama. Namun, pada blog ini hukumnya adalah mubah, karena jika dilihat dari beberapa hadits diatas. Jadilah Muslim Yang Bijak

Referensi:

  • SHAHIH BUKHARI, Imam Az-Zabidi, BAB SHALAT:19
  • https://rumaysho.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hukumnya Shalat Pakai Kaos Kaki"

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Yang Sopan. Mohan Maaf Dilarang SPAM dan SARA.