Aliran Kalam Mur'jiah dan Latar Belakang Kemunculannya

Aliran Murj'iah

aliran murji'ah
Aliran Murji'ah: Pengertian, tokoh dan doktrin-doktrinnya

Pelajaran/mata kuliah ILMU KALAM tidak akan pernah terlepas dengan materi aliran. Salah satu daari aliran ilmu kalam adalah Murji'ah.

Alira murji'ah ini sangat berkaitan dengan aliran sebelumnya, yaitu aliran khawarij. Aliran khawarij juga bisa dikatakan kemunculannya ketika terjadinya perseteruan politik antara khalifah ali dan muawiyyah.

Untuk lebih jelasnya dalam masalah Aliran Kalam Murji'ah. Disini saya akan menjelaskan sedikit mengenai aliran murji'ah: Pengertian Murji'ah, Sejarah Awal Kemunculan, Tokoh dan Doktrinnya.

Pengertian Murji'ah


Murji'ah berasal dari kata irja atau arja'a yang berarti Penangguhan. Secara umum, murji'ah adalah aliran yang memiliki anggapan bahwa orang-orang yang terlibat tahkim, orang mukmin yang dianggap dosa besar tidaklah kafir. Status mereka ditangguhkan kepada Allah hingga hari kiamat kelak. Aliran in imuncul karena penolakan terhadap aliran khawarij yang mengganggap sesama muslim itu kafir jika mereka tidak ikut bergabung dengan alirannya.

Sejarah Awal Kemunculan Aliran Murji'ah


Dalam buku yang saya rangkum dan pembahasan dari diskusi teman-teman saya dan juga dosen. Didapat bahwa awal kemunculan aliran ini adalah pada saat terjadinya peristiwa perang shiffin yang berakhir dengan peristiwa tahkim. Dalam peristiwa tersebut, terdapat aliran yang mengangap bahwa tiada hukum selain Allah (la hukmu ilallah), maka dari itu orang-orang yang terlibat tahkim adalah kafir, karena mereka menerima perjanjian dengan orang-orang kafir, maka dari itu mereka juga kafir.

Karena hal tersebut, muncullah suatu kelompok/aliran yang memiliki anggapan bahwa orang-orang yang menerima perjanjian bukanlah kafir, mereka tetap mukmin, hanya saja status mereka ditanggunhkan kepada Allah hingga hari akhir. Mereka menentang aliran khawarij.

Tokoh Aliran Murji'ah:


Hasan al-Bashri

Doktrin Aliran Murji'ah:


Menurut Harun Nasution, terdapat 4 doktrin pokok aliran ini, yaitu:
  1. Menunda hukuman atas orang-orang yang terlibat tahkam, seperti Khalifah Ali, Muawiyyah, Abu Musa al-ASy'ari, Amru bin Ash dan pasukan-pasukannya. Hinggap kepada Allah pada hari kiamat kelak.
  2. Menyerahkah keputusan kepada Allah atas dosa orang muslim yang berdosa besar.
  3. Meletakkan atau pentingnya iman lebih utama daripada anak.
  4. memberi pengharapan kepada muslim yang berdosa besar untuk memperoleh amounan dan rahmat dari Allah.



Sekte-sekte Murji'ah:


Menurut Waat, terdapat 5 aliran murji'ah, yaitu:
  1. Murji'ah khawarij
  2. Murji'ah Qodariah
  3. Murji'ah Jabariah
  4. Murji'ah Murni
  5. Murji'ah Sunni. Tokohnya Abu Hanifah

Sedangkan menurut Muhammad Imarah, sekte-sekte murji'ah memiliki 12 sekte. Yaitu:
  1. Al-jahmiyah
  2. ash-shalihiyah
  3. Al-yunusshiyah
  4. Ash-syawbaniyah
  5. Al-ghailaniyah
  6. An-najariyah
  7. Asy-syababiyah
  8. Al-mu'aziyah
  9. Al-murisiyah
  10. Al-karamiyah.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Aliran Kalam Mur'jiah dan Latar Belakang Kemunculannya"

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Yang Sopan. Mohan Maaf Dilarang SPAM dan SARA.