Aliran Ilmu Kalam Jabariyah dan Qodariyah

Ilmu Kalam: Aliran JABARIAH dan QODARIAH
Ilmu Kalam: Aliran JABARIAH dan QODARIAH


Aliran Kalam Jabariyah


Seperti pada biasanya, ilmu kalam tidak akan pernah terlepas dari aliran-aliran. Terdapat aliran yang ekstrem dan juga aliran moderat. 

Terdapat sejarah kemunculan ilmu kalam, dari sejarah tersebut muncullah aliran-alirannya. Aliran pertama yang muncul yaitu aliran khawrij dan syi'ah.

Namun pada pembahasan sebelumnya, saya sudah memposting penjelasan mengenai aliran murji'ah.

Nah pada kesempatan kali ini saya ingin menjelaskan sedikit mengenai aliran jabariyah dan qodariyah yang mencakup pengertian , tokoh dan doktrin-doktrin tiap alirannya. Penjelasan ini saya dapatkan dari rangkuman buku, diskui dengan teman dan dosen saya. 

Namun, pada penjelasan dibawah ini tidak luput dari kesalahan. Untuk itu, saya pribadi mohon maaf dan mohon kritikannya, agar segera diperbaiki.

Pengertian Jabariyah



Jabariah berasal dari kata jabara (جبر) yaitu  memaksa. Kemudian kata جبر (bentuk pertama) ditarik menjadi jabariah (dengan menamah ya nisabah) yang artinya suatu kelompok. Secara istilah jabariah yaitu Menolak adanya perbuatan dari manusia dan menyandarkan semua perbuatan kepad Allah SWT.

Namun terdapat dalam mendefinisikan aliran jabariah ini. Saya sendiri memiliki pendapat sendiri mengenai pengertian aliran jabariah.

Aliran jabariah adalah: Aliran atau sekte yang memiliki anggapan bahwa manusia tidak mempunyai daya upaya untuk melakukan perbuatan. Secara ringkas jika digambarkan yaitu Allah bagaikan wayangnya, dan kita manusia sebagai wayangnya. Semua perbuatan manusia udah ditentukan oleh Allah.

Latar Belakang Kemunculan Jabariyah


Aliran jabariyah muncul ketika para ulama membicarakan masalah qodar dan kekuasaan manusia dihadapkan dengan kekuasaan mutlak Tuhan. 
(Dr. Samsudin M.Ag)


Tokoh atau pendiri Jabariyah


Tokohnya adalah Jahm bin Shafwan. Ia lahir di Khurasan. Nama lengkapnya adalah Abu Mahrus Jaham bin Shafwan. Jahm merupakan sektretaris Harits bin Surais, seorang manwali yang menentang pemerintahan bani Umayyah di khurasan. Pemikirannya yang berkaitan dengan permasalahan teologi adalah:

  1. Manusia tidak mampu untuk berbuat apa-apa. Ia tidak mempunyai daya upaya, tidak mempunyai kehendak sendiri dan tidak mempunyai pilihan.
  2. Surga dan neraka tidak kekal. Karena tidak ada yang kekal selain Allah.
  3. Iman adalah ma'rifat atau membenarkan dalam hati.
  4. Kalam Tuhan adalah makhluk.

Ja'd bin Dirham. Ia adalah seorang Maulana bani Hakim, bertempat tinggal di Damaskus. Secara umum, pemikirannya tidak begitu berbeda dengan pemikiran Jahm, seperti berikut ini:
  1. Al-qur'an adalah makhluk.
  2. Allah tidak mempunyai ifat yang serupa dengan makhluk-Nya.
  3. Manusia terpaksa oleh Allah dalam segala perbuatannya.

Secara umum, doktrin-doktrin Jabariyah adalah sebagai berikut:


  1. Iman adalah ma’rifat (membenarkan dalah hati)
  2. Kalam Tuhan adalah makhluk
  3. Allah tidak mempunyai keserupaan dengan manusia
  4. Tuhan tidak dapat dilihat dengan mata diakhirat kelak
  5. Syurga dan Neraka tidak kekal
  6. Manusia ibarat wayang yang dimainkan sang dalang di atas panggung. (Qs. Ash-Shaffat (37): 96
وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ وَمَا تَعْمَلُونَ

"Padahal Allah-lah yang menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat itu".

Dalil diatas juga bisa dijadikan dasar dari pemikiran mereka.


  • Golongan moderat :
  1. Allah tidak dapat dilihat di akherat
  2. Ad-dhirar, perbuatan manusia tidakhanya ditentukan oleh Allah Swt, namun oleh manusianya juga.

  • Golongan radikal :
  1. Manusia tidak mampu berbuat apa-apa.
  2. Surga dan neraka tidak kekal.
  3. Al-Qur’an adalah makhluk.
FootNote:Dr. Samsudin M.Ag


Aliran Kalam Qodariyah


Pengertian Qodariyah


Secara bahasa Qodariah berasal dari kata qodara yang memiliki arti kemampuan dan kekuatan. Secara istilah, qodariah adalah aliran atau sekte yang mempercayai bahwa segala perbuatan manusia tidak ter-intervensi tangan Tuhan, bisa dikatakan bahwa Tuhan tidak ikut campur dalam perbuatan manusia.

Latar Belakang Munculnya aliran Qodariyah


Untuk menentang kebijakan politik bani umayah yang dianggap kejam, yang beranggapan bahwa membunuh itu tidak apa-apa karena sudah ditentukan Allah Swt. (Dr. Samsudin M.Ag)

Tokoh atau pendiri aliran Qodariyah


  1. Ma’bad al Jauhani. Ma'bad adalah seorang taba'i yang pernah berguru kepada Hasna al-Bashri.
  2. Ghailan ad-Dimasqy. Ia adalah orator berasal dari Damaskus dan ayahnya menjadi maula khalifah Utsman bin 'Affan.

Doktrin-doktrin aliran Qodariah


  1. Segala tingkah laku manusia dilakukan atas kehendaknya sendiri.
  2. Manusia berkuasa atas segala perbuatan-perbuatannya. (Harun Nasution).
  3. Manusia hidup mempunyai daya. (An-Nazzam)
  4. Manusia mempunyai kewenangan untuk melakukan segala perbuatan dan kehendaknya sendiri, baik berbuat jahat maupun baik.
Dasar qur'ani aliran qodariah adalah:

لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللَّهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ ۗ وَإِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ ۚ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ


"Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia."

Penjelasan diatas sudah saya rangkum, jadi tidak bertele-tele dalam isinya. Agar mudah dipahami.

Tahukah anda?


Latar Belakang Munculnya aliran mu'tazilah dan aliran khawarij?

Sekian penjelasan saya mengenail Aliran Ilmu Kalam: Aliran Jabariah dan Aliran Qodariah. Yang mencakup pengertian, tokoh-tokoh dan pemikirannya.
Saya tunggu kritik dan sarannya, agar segera saya perbaiki kesalahannya.

Thanks for:
  • Dr. Samsudin M.Ag
  • Prof. Dr. H. Abdul Rozak, M.Ag
  • Prof. Dr. H Rosihon Anwar, M.Ag
  • http://tafsirq.com

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Aliran Ilmu Kalam Jabariyah dan Qodariyah"

Post a Comment

Silahkan Berkomentar Yang Sopan. Mohan Maaf Dilarang SPAM dan SARA.